Disarikan dari diskusi komunitas pengelola keuangan LSM oleh moderator team
Question:
Apa sih Pelaporan Keuangan Berbasis Akrual (Accrual Basis) itu ?
Answer:
Basis Akrual adalah “penyandingan pendapatan dan biaya pada periode di saat terjadinya”, bukan pencatatan pada saat pendapatan tersebut diterima ataupun biaya tersebut dibayarkan (Cash Basis).
Ada dua metode pencatatan akuntansi, berbasis kas dan berbasis akrual. Akuntansi berbasis kas berarti hanya mencatat transaksi pada saat terjadinya transaksi penerimaan/pengeluaran atas kas/bank.
Question:
Bagaimana contoh penyajian transaksi keuangan berbasis akrual itu? Dan apa perbedaannya jika menggunakan cash basis?
Answer :
Contoh penyajian akrual basis pada saat pengakuan beban sewa adalah sebagai berikut :
Tgl 1 Januari 2010: dibayar beban sewa kantor untuk 3 bulan kepada pemilik gedung sebesar Rp.30.000.00
Pada tabel diatas dapat dilihat perbedaan antara Pencatatan Cash Basis dengan Akrual Basis. Jika menggunakan cash basis maka pada tanggal 1 Januari telah diakui beban sewa kantor sesuai dengan saat cash/bank dikeluarkan sebesar Rp30.000.000. Sedangkan pada pencatatan menggunakan Akrual Basis, belum ada pengakuan beban sewa tetapi justru dicatat penambahan aktiva (beban sewa dibayar dimuka) walaupun telah dikeluarkan kas/bank sebesar Rp30.000.000. Pengakuan beban pada akrual basis baru dilakukan di setiap akhir bulan selama 3 bulan masing-masing sebesar R10.000.000 ( Biaya sewa untuk 3 bulan, Rp30.000.000 / 3 bulan = 10.000.000) . Pada saat pengakuan biaya di masing-masing bulan itu maka nilai aktiva atas biaya sewa dibayar dimuka juga berkurang sebesar Rp10.000.000.
Implikasi dari perbedaan metode pencatatan diatas akan nampak di neraca dan laba rugi. Apabila menggunakan cash basis, maka pada tanggal 1 Januari 2010 biayanya akan lebih besar daripada jika menggunakan akrual basis, sebaliknya nilai aktiva di neraca yang menggunakan cash basis akan lebih kecil dibandingkan menggunakan akrual basis.
Selain atas beban sewa, akrual basis juga biasanya digunakan atas transaksi : biaya gaji dan penyusutan aktiva tetap.




August 30, 2010 at 8:42 am
bagaimanakah pelaporan keuangan ngo ketika biaya program periode 2 (dua) tahun masih ada pemakaiannya di tahun ketiga.sementara biaya program di tahun ketiga, sudah berbeda itemnya.terimakasih.
August 31, 2010 at 10:26 am
ya… harus di realokasi anggarannya.
anggraran tahun lalu nya dan di masukan ke anggaran yang tahun ke3.
atau bisa juga menjalankan aktivitas tahun ke 2 di tahun ke 3.
ya… pintar2 komunikasi sama donor nya lah…
tks
fhn
September 3, 2010 at 5:59 am
setuju sama mas farhan
buntutnya pasti ada revisig atau nantinya ada realokasi pos yang underspent…
tapi golden keynya memang hanya satu, komunikasi dengan donor
mantabzz laris manis tanjung kimpoelll….
September 3, 2010 at 6:01 am
… setuju sama mas farhan….
buntutnya revisi… strateginya biasanya nantinya realokasi pos yang underspent… tapi ini jika pihak donor mengamini…
… memang golden key-nya hanya satu… komunikasi yang apik dengan donor
mantabbzzz laris maniezzz tanjung kimpoelll….