Penerbit : INSISTPress, 2008
Banyaknya pendekatan dan teori tentang permasalahan perempuan menyebabkan perbedaan dalam analisis dan pemahaman tentang penindasan dan eksploitasi terhadap kaum perempuan. Permasalahan perempuan pun terentang mulai dari benak setiap individu, tafsir agama, sampai institusi negara. Sehingga upaya penegakan keadilan gender dapat berarti juga menggugat privilege yang dinikmati sebagian kelompok masyarakat – diantaranya adalah perempuan.
Dengan demikian, gerakan transformasi gender tidak sekedar memperbaiki status perempuan, melainkan memperjuangkan martabat dan kekuatan perempuan. Kekuatan yang tidak mendominasi orang lain, tetapi kekuatan untuk mengontrol hidup dan kemampuan meraih akses sumber material dan nonmaterial. Sementara itu, tugas utama analisis gender adalah memberikan makna, konsepsi, ideologi, dan praktek hubungan antara perempuan dan laki-laki serta implikasinya terhadap aspek-aspek kehidupan yang lebih luas.



