Griya Alam Ciganjur, 31 Mei – 3 Juni 2010
“kepala saya mumet”
“pusing ni..”
“no comment”
“enjoy!”
“njlimet”
“interesting and fun!”
Ungkapan diatas serta kesan dan pesan lain dilontarkan oleh Partisipan Pelatihan Quantum yang diadakan oleh Yayasan Penabulu minggu lalu. Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari dengan materi-materi pengelolaan keuangan Organisasi Nirlaba dan diikuti oleh beragam latar belakang partisipan. Beberapa orang dengan background pendidikan akuntansi. Selebihnya, sangat beragam; Public Relation, Program Officer, dll. Jumlah partisipan sebanyak 19 orang dari berbagai organisasi di Indonesia.
Pelatihan Quantum dibuka dan difasilitasi oleh Yudhistira. Dilanjutkan dengan pemberian materi pelatihan; Manajemen Keuangan oleh Eko Komara, Sistem Keuangan oleh Agung Banardono, Akuntansi Organisasi Nirlaba oleh Paul Mario Ginting, Pencatatan Keuangan Organisasi Nirlaba oleh Paul Mario Ginting dan Pengantar Audit oleh Eko Komara. Selain penyampaian materi, juga terdapat simulasi pencatatan keuangan Organisasi Nirlaba yang dibantu oleh Mentor; Ade Soprin, Bintang Pasaribu dan Naily Mardiana.
Selama pelatihan berlangsung juga terdapat ruang untuk sharing dan berbagi tentang masalah keuangan dalam Klinik Keuangan. Klinik yang dipandu oleh Agung Banardono juga ramai dikunjungi oleh partisipan Pelatihan Quantum. Diantara topik yang dibicarakan juga beragam; sistem keuangan, pajak untuk organisasi nirlaba hingga ramalan Tarot. Secara umum, Pelatihan Quantum ini dirasakan sangat efektif bagi partisipan.
Beberapa saran dan masukan dalam pelaksanaan pelatihan juga disampaikan oleh partisipan. Antara lain menyikapi performance fasilitator yang menggunakan kaos oblong, penyampaian materi yang terlalu cepat, penyampaian materi tidak hanya dengan narasi tapi dengan gambar, pemberitahuan bagi partisipan atas lokasi kegiatan, waktu yang sempit, dll. Dalam sessi kesan dan pesan ini, partisipan memilih Dimas Harry CSP, Ngadiono dan Caecilia Yuli Purwati sebagai partisipan “Ter”. Juga Agung Banardono dan Eko Komara sebagai pemateri yang paling berkesan.
Sharing komunitas keuanganLSM disampaikan oleh Yudhistira sebelum penutupan kegiatan pelatihan. Semua partisipan bersedia untuk bergabung bersama dalam milis dan berkontribusi dalam pengelolaan website komunitas. Partisipan pelatihan quantum XII terdiri dari:
- Caecilia Yuli Purwanti dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta
- Agustina Dwi Sandrasari dari Persatuan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI)
- Aisyiyah dari Persatuan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI)
- Windi Permana Putra dari Yayasan Al-Fajr Panti Yatim Indonesia
- Agnes A. Deda dari Elsham Papua
- Trifina Awa dari PPSDAK – Pancur Kasih
- Sunarti dari Institute Dayakologi
- Novi Setia Budi dari Field Indonesia
- Lucia Maria Martins dari International Center for Transitional Justice (ICTJ)
- Ngadiono, SE dari Universitas Islam Sultan Agung Semarang
- Nurita Siagian dari Federasi Ikatan Korban Orang Hilang Indonesia (IKOHI)
- Rosa Pinilih dari Indonesian Visual Art Archive
- Harjuni Rochajati dari Dewan Kesenian Jakarta
- Reni Karnila Sari dari Teater Garasi
- Purwandono dari PEC
- Purwanti dari PEC
- Siti Hasanah dari Sapa Institute
- Misan dari Satu Dunia
- Dimas Hary CSP dari Q-Munity Film Festival


