Relawan Sebagai Fundraiser

Dari berbagai bentuk kegiatan kesukarelawanan, kesukarelawanan untuk penggalangan dana tampaknya belum digarap secara maksimal. Berbagai organisasi sosial lebih banyak melibatkan relawan sebagai tenaga teknis dalam event besar maupun kegiatan sosial. Belum banyak organisasi yang mencoba memaksimalkan relawan yang dimilikinya untuk membantu menggalang dana ataupun sumber daya lainnya. Beberapa lembaga yang memiliki divisi relawan juga mandeg atau terfokus pada upaya perekrutan, tanpa diikuti oleh pengembangan relawan, baik dalam bentuk pelatihan dan sebagainya. Juga belum banyak ditemui lembaga yang memberikan pelatihan atau pembekalan mengenai teknik penggalangan dana kepada relawannya.

Dalam hal penggalangan dana dan sumber daya, para relawan sebenarnya punya peran yang cukup besar. Dari pengalaman berbagai organisasi sosial yang berhasil menggalang dana dalam jumlah besar, terbukti bahwa donasi bisa terjaring berkat bantuan para relawan yang bekerja secara giat dan ulet.

Peran yang sama juga ditunjukkan oleh beberapa publik figur yang menjadi dewan penyantun diberbagai organisasi sosial secara sukarela. Misalnya, keterlibatan beberapa tokoh bisnis dan tokoh masyarakat di Yayasan Mitra Mandiri, Dana Mitra Lingkungan, dan Yayasan Lontar. Mereka terlibat aktif dalam pengumpulan dana dengan memanfaatkan pengaruh atau jaringan yang dimilikinya. Merekalah yang “mengetuk pintu” atau melobi para donatur untuk ikut menyumbang kegiatan atau program yang dilakukan oleh organisasinya.

Di beberapa organisasi sosial Islam, peranan para volunteer dalam usaha penggalangan dana juga cukup besar. Dompet Sosial Umul Quro (DSUQ) Bandung misalnya, merekrut para mahasiswa, karyawan dan pimpinan perusahaan sebagai donatur sekaligus volunteer. Mereka berperan mencari donatur baru dan mengkoordinir pengumpulan dana dari para donatur yang ada diperusahaan atau tempat tinggalnya. Mereka juga membantu pekerjaan operasional harian dan dilibatkan dalam berbagai kegiatan sosial yayasan. DSUQ juga merekrut beberapa dokter untnuk membantu mengelola klinik kesehatan murah bagi masyarakat. Dengan bantuan mereka, upaya pengumpulan dana, operasional yayasan, serta berbagai kegiatan sosial bisa dilakukan secara efektif dan efisien. Pola yang sama juga dilakukan oleh Yayasan Darut Tauhid (Bandung), Yayasan Dana Sosiial Al Falah Surabaya, Mer-C jakarta, dan Yayasan Dompet Dhuafa Republika Jakarta.

Dari contoh diatas terlihat bahwa relawan sebenarnya tidak hanya berperan dalam tugas-tugas operasional, tapi juga bisa menjadi fundraiser yang handal dalam mengumpulkan dana bagi lembaga. Tinggal bagaimana kita memaksimalkan fungsi dan peran mereka.

Disarikan dari buku Menjadi Bangsa Pemurah, penulis: Zaim Saidi & Hamid Abidin, halaman: 24-25.

Related Posts:

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*