Dalam neraca, akun diskonto utang obligasi akan dilaporkan sebagai akun pengurangan (contra account) dari akun utang obligasi. Akun utang obligasi akan dilaporkan dalam neraca sebesar nilai nominalnya (face amount). Selisih antara besarnya akun utang obligasi dengan akun diskonto utang obligasi dinamakan sebagai nilai buku atau nilai tercatat (book value/carrying value) utang obligasi. Pada saat obligasi dijual, nilai buku utang obligasi mencerminkan harga pasar dari obligasi bersangkutan, yaitu harga yang dimana kreditur bersedia bayar. Nanti, pada saat utang obligasi jatuh tempo, akun diskonto utang obligasi harus bersaldo nol, sehingga nilai buku utang obligasi pada saat jatuh tempo akan sama dengan nilai nominalnya. Nilai buku utang obligasi dapat dihitung dengan cara mengurangkan nilai nominal utang obligasi dengan besarnya diskonto utang obligasi yang belum diamortisasi.
Dalam neraca, akun premium utang obligasi akan dilaporkan sebagai akun penambah (adjunct account) dari akun utang obligasi. Akun utang obligasi akan dilaporkan dalam neraca sebesar nilai nominalnya. Hasil penjumlahan antara besarnya akun utang obligasi dengan akun premium utang obligasi dinamakan sebagai nilai buku atau nilai tercatat utang obligasi. Pada saat obligasi dijual, nilai buku utang obligasi mencerminkan harga pasar dari obligasi bersangkutan. Nanti, pada saat utang obligasi jatuh tempo, akun premium utang obligasi harus bersaldo nol, sehingga nilai buku utang obligasi pada saat jatuh tempo akan sama dengan nilai nominalnya. Nilai buku utang obligasi dapat dihitung dengan cara menjumlahkan nilai nominal utang obligasi dengan besarnya premium utang obligasi yang belum diamortisasi.
Disarikan dari buku: 225 Soal-Jawaban Akuntansi Dasar, penulis: Hery, S.E., M.Si., halaman: 177 – 178.


